Pada rute menurun terjal menuju Ngliseng, dapat ditemukan sebuah pertigaan; terus mengikuti jalan yang beraspal akan membimbing pejalan ke wilayah yang mencakup RT 05 dan 07 Banjarharjo II tersebut, sedangkan mengikuti jalan yang masih telanjang tanpa pembangunan akan membawa pejalan ke gerbang petualangan menuju sebuah air terjun tersembunyi. Rute terbengkalai ini dihiasi dengan flora yang tumbuh liar tanpa aturan di setiap sisinya, namun ada pula bagian di mana para petualang ditemui dengan lanskap khas sebuah daerah di pegunungan, di mana dengan cuaca tanpa kabut mereka dapat melihat sebagian kota Yogyakarta di kejauhan, menyala gemerlapan pada malam hari. Lambat laun, langkah para pejalan akan menjunjung mereka dari jalan yang memberi ampun menjadi pendakian terjal di samping pegunungan di mana satu langkah dapat menentukan nasib mereka. Untungnya, banyak batang dan ranting pohon yang dapat dijadikan pegangan, namun secara garis besar perjalanan ini tidak disarankan ...